Previous chapter:
Chapter 5: Bab 4: Pertemuan yang Membuka Tabir Rahasia
Next chapter:
Chapter 7: Bab 6: Bayangan di Kegelapan---
PREVIEW
... telah tiba. Namun, aku tidak beranjak dari bangkuku. Pikiranku masih penuh dengan kata-kata Akeno tadi pagi.
Aryuu (dalam hati, menatap meja kosong): "Aku tahu dia mencurigaiku, tapi... bagaimana? Aku sudah sangat berhati-hati. Tidak mungkin hanya karena kejadian kemarin dia bisa menyadari sesuatu yang lebih besar..."
Aku menghela napas panjang.
Aryuu (dalam hati, menyandarkan kepala ke kursi): "Tidak. Aku tidak boleh panik. Aku hanya perlu... mencari tahu seberapa banyak ...
YOU MAY ALSO LIKE