PREVIEW
... n sinarnya, mengusir dingin malam yang masih menyisakan embun di rerumputan.
Aku, Aryuu, berdiri di depan cermin kecil yang mulai buram, mengenakan seragam sekolah sihir yang terlihat lusuh dibandingkan anak-anak lainnya. Kancing bajuku bahkan nyaris copot, tapi Elina sudah menjahitnya semampunya semalam.
Elina (tersenyum hangat sambil merapikan kerah bajuku): "Aryuu, kau harus semangat hari ini, ya? Jangan hiraukan omongan orang. Ingat, kamu itu anak pintar. Mungkin kamu belum b ...
YOU MAY ALSO LIKE