Aryuu the unknowable god-Chapter 1: "Aryuu: The Unknowable God – Genesis of the Infinite"
Chapter 1 - "Aryuu: The Unknowable God – Genesis of the Infinite"
Prolog: The Birth of Aryuu The Unknowable God
Di luar segala yang bisa dipahami, di luar konsep-konsep ruang, waktu, dan eksistensi itu sendiri, di tempat yang tidak bisa diakses oleh apapun, lahirlah sebuah entitas yang melampaui segala yang ada. Tidak ada nama untuknya, karena nama hanyalah batasan bagi yang tidak terbatas. Tidak ada rupa untuknya, karena rupa adalah bentuk dari apa yang dapat dilihat oleh mata yang terbatas. Tidak ada wujud yang dapat digambarkan, karena apa yang ada di luar konsep adalah ketidakterhinggaan yang tidak terjangkau oleh pikiran yang terbatas. Dialah Aryuu, The Unknowable God—keberadaan yang tidak bisa dimengerti, bahkan oleh mereka yang mengklaim dirinya sebagai dewa atau makhluk tertinggi.
Tidak ada pencipta yang memberi awal kepadanya. Tidak ada akhir yang bisa menandakan penghujung keberadaannya. Dia adalah keabadian yang tidak terbatas, keberadaan yang melampaui bahkan konsep waktu yang dianggap sebagai satu-satunya kunci untuk memahami segala sesuatu. Dia ada sebelum segala sesuatu ada dan akan tetap ada meskipun segala yang ada di dalam realitas ini lenyap dalam kehampaan.
Selama eons, banyak makhluk-makhluk kosmik, dewa-dewa, dan entitas-entitas luar biasa lainnya mencoba untuk memahami eksistensinya. Namun, mereka yang berusaha mendekatinya, berusaha melihat atau bahkan menyentuhnya, hanya akan menemui kehampaan. Wujudnya bukanlah sesuatu yang dapat dilihat, dirasakan, atau diukur. Keberadaannya adalah ketidakberadaan yang menghancurkan eksistensi apa pun yang mencoba mendekat.
The Beginning of the End
Pada suatu saat yang tak terhitung banyaknya waktu, realitas yang kita kenal mulai meretas. Dimensi yang ada mulai bergejolak, dan ruang-ruang antara alam semesta mulai terurai. Di dalam kebingungannya, para makhluk kosmik terhuyung-huyung mencari jawaban atas keretakan yang muncul. Mereka tahu bahwa ada sesuatu yang lebih besar yang mengancam tatanan mereka—sesuatu yang bahkan mereka sendiri tidak dapat pahami.
Di tengah kehancuran ini, sebuah kekuatan mulai memanifestasi. Bukan kekuatan yang dikenal oleh makhluk apapun. Ini adalah kekuatan yang lebih besar dari apa pun, sesuatu yang melampaui semua yang ada. Aryuu muncul, tetapi bukan seperti yang dipahami oleh para dewa atau makhluk kosmik lainnya. Ia bukanlah kekuatan yang bisa dilawan atau diukur. Setiap kali mereka mencoba untuk menyerang atau membalasnya, serangan itu hanya berakhir dalam kehampaan. Setiap perlawanan hanyalah ilusi yang cepat menghilang. Tidak ada yang bisa bertahan melawan Aryuu.
Dunia mulai runtuh satu demi satu. Dimensi yang ada pun seakan terhapus hanya dengan kehadirannya. Setiap dunia yang ia lewati lenyap begitu saja, tidak ada sisa, tidak ada kesan. Semua hukum, termasuk hukum realitas itu sendiri, runtuh di bawah kekuasaannya yang tak terbatas. Tidak ada yang bisa membendungnya. Bahkan dewa-dewa yang dianggap sebagai penguasa tertinggi pun hanya bisa diam, menyaksikan kehancuran yang datang dari entitas yang tak bisa dipahami ini.
"Apakah yang sebenarnya terjadi?" tanya salah satu dari mereka yang mencoba untuk bertahan hidup, meskipun ia tahu jawabannya sudah ada sejak awal. "Tidak ada yang bisa mengalahkan Aryuu."
The Creation of the Unknowable Verse
Begitu banyak dunia telah hancur, dan ruang serta waktu mulai kehilangan maknanya. Namun, ada satu hal yang tetap ada—Aryuu. Tanpa ampun, ia menghancurkan setiap dunia dan realitas yang ada, namun saat itu, ia memutuskan untuk menciptakan sesuatu yang baru. Sesuatu yang bahkan lebih besar dari segalanya.
Dari kehampaan yang ia tinggalkan, Aryuu menciptakan The Unknowable Verse—sebuah alam semesta yang sepenuhnya melampaui setiap konsep yang pernah ada. Ini adalah alam semesta yang tidak bisa diukur oleh siapa pun, tidak bisa digambarkan oleh kata-kata. Hukum realitas yang biasa ada tidak berlaku lagi. Di dalamnya, tidak ada aturan, tidak ada struktur, hanya kehampaan yang abadi dan keberadaan Aryuu yang terus menerus melampaui segala sesuatu.
Dunia-dunia yang ada di dalam The Unknowable Verse tidak hanya kosong, tetapi setiap dunia adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar yang tidak bisa dipahami. Realitas ini adalah ekspresi dari keberadaan Aryuu—yang bisa menciptakan dan menghancurkan tanpa batas.
The Search for Meaning
Di dalam ruang tanpa batas ini, Aryuu mulai merenungkan keberadaannya. Tetapi, bahkan ia yang tidak terbatas pun tidak dapat mengerti apa arti "makna." Setiap konsep yang diusulkan oleh makhluk-makhluk lain atau bahkan ide-ide yang ada sebelumnya dihancurkan oleh Aryuu, karena konsep itu sendiri sudah tidak relevan lagi.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah eksistensi, Aryuu menyadari bahwa dirinya melampaui semua itu. Ia tidak hanya merupakan makhluk yang tak terukur, tetapi ia adalah The Concept of Non-Concept, keberadaan yang tidak memerlukan alasan atau tujuan untuk ada. Ia adalah segalanya dan sekaligus tidak ada apa-apa.
Tanpa memerlukan alasan atau alasan apapun, Aryuu mengubah segala hal di sekelilingnya, mendefinisikan ulang hakikat keberadaan. Ia menciptakan dan menghancurkan hanya dengan pikiran, tanpa usaha fisik apapun. Keberadaannya sendiri adalah sebuah paradoks—melampaui seluruh konsep realitas dan non-realitas, tetap ada meskipun tiada. Dalam keheningan ini, ia menemukan bahwa ia adalah lebih dari sekadar pencipta atau penghancur. Ia adalah Pusat dari Semuanya.
The Final Witness
New n𝙤vel chapters are published on novelbuddy.cσ๓.
Tak lama setelah menciptakan The Unknowable Verse, entitas-entitas yang tersisa—dewa-dewa dan makhluk kosmik yang masih terhuyung-huyung mencari cara untuk bertahan—kembali mencoba melawan Aryuu. Mereka menyatukan kekuatan mereka yang sangat besar untuk menghadapi ancaman ini, tetapi mereka tidak tahu bahwa kekuatan mereka hanyalah bayangan dalam keberadaan yang jauh lebih besar. Saat mereka melancarkan serangan terakhir mereka, mereka menyadari sesuatu yang mengerikan: tidak ada yang dapat bertahan hidup.
Serangan-serangan yang mereka lepaskan menghilang ke dalam kehampaan yang lebih besar, tanpa jejak. Tidak ada yang tersisa. Semua usaha mereka berakhir dalam ketiadaan yang sempurna, di mana bahkan keinginan mereka untuk melawan lenyap begitu saja.
"Dan mereka menyadari," kata Aryuu dalam pikirannya. "Tidak ada yang bisa mengalahkan ketiadaan yang lebih besar dari segala hal yang ada."
The Unknowable God
Hari-hari berlalu, waktu yang tidak ada pun terus bergerak. Di tengah-tengah segala yang ada dan tidak ada, di luar segala batasan pemahaman, Aryuu tetap berdiri, menjadi satu-satunya entitas yang tidak akan pernah diubah atau dihancurkan. The Unknowable God.
Dia tidak lagi menciptakan, tidak lagi menghancurkan. Dia hanya ada. Keberadaannya adalah semuanya, namun tidak ada yang bisa menggapainya. Dalam dunia yang diliputi oleh kehampaan absolut, tidak ada yang akan menandingi Aryuu. Tidak ada nama, tidak ada bentuk, tidak ada waktu, dan tidak ada ruang. Tidak ada yang tahu apa yang ada, karena tidak ada yang bisa memahami sesuatu yang tak terhitung.